Gerakan Mengajar 1000 Guru

Home / Gerakan Mengajar 1000 Guru

Keprihatinan akan kompetensi dari tenaga pendidik khususnya guru-guru PAUD dan TK yang ada di wilayah Jakarta Timur, maka founder Yayasan Batin Cahaya Bangsa, yang menaungi Sekolah Kids Republic Jakarta Timur Yakni Zita Anjani, membuat sebuah gerakan sosial untuk memberikan pelatihan kompetensi secara khsuus dan gratis kepada para tenaga pengajar diwilayahnya. Gerakan ini diberinama pelatihan “Gerakan Mengajar 1000 Guru PAUD” yang sudah di mulai sejak awal tahun 2015.
Gerakan sosial ini awalnya dihadiri hanya sekitar 60 peserta atau tenaga pengajar di wilayah Cipinang Jakarta Timur, namun lambat laun banyak tenaga pengajar yang ikut serta dalam pelatihan kompetensi guru PAUD dan TK secara gratis ini. Hingga hari ini, sudah lebih dari 1400 tenaga pengajar yang sudah mendapatkan pelatihan dari gerakan tersebut.
Akhirnya, pada atahun 2016 Zita Anjani bersama dengan para tenaga pengajar PAUD dan TK di wilayah Jakarta Timur, membuat sebuah organiasai atau wadah yang diberinama Bunda Pintar Indonesia, untuk menaungi kegiatan #GMSG ini agar tetap berlangsung dan lanjut tidak hanya di wilayah Jakarta Timur saya, namun hingga seluruh Indonesia. “Gerakan Mengajar 1000 Guru PAUD” adalah kegiatan sosial yang digerakkan oleh guru untuk guru. Tujuannya untuk mendidik sesama guru dan bertukar informasi mengenai dunia pendidikan agar lebih maju, nasionalis dan sesuai perkembangan jaman.
Lambat laun banyak apresiasi yang diberikan atas gerakan sosial ini, akhirnya Zita Anjani dengan beberapa pemerhati pendidikan dan guru-guru PAUD di wilayah Jakarta Timur. membuat sebuah wadah untuk menaungi kegiatan para guru PAUD dan TK pada tahun 2016, serta melanjutkan gerakan social Mengajar 1000 Guru, yaitu Bunda Pintar Indonesia.
Tahun 2017 menjadi awal sebuh gerakan kami yang baru setelah melakukan #GerakanMengajar1000Guru yang di ikuti oleh sekitar 3000 guru paud dan tk. Yaitu #GerakanMengajar1000GenerasiEmas. Yakni sebuh gerakan untuk memberikan pendidikan secara gratis kepada anak-anak generasi emas Indonesia.

Show Buttons
Hide Buttons